Kamis, 26 Februari 2026

Kasus Korupsi Pajak



JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus korupsi suap pajak kembali terbongkar. Bukan insiden tunggal, tapi potret busuk sistem yang terus berulang dengan modus all in. Apakah kasus ini adalah pola lama yang dulu melibatkan sosok kontroversi yaitu Gayus Tambunan, dengan sebutan Fenomena gunung es? Saat rakyat dipaksa patuh membayar pajak dengan ancaman sanksi. Justru di balik meja kekuasaan terjadi jual beli dan suap kewenangan. KPK bergerak, sejumlah nama ditetapkan. Tapi publik bertanya: apakah ini benar penegakan hukum, atau hanya pembersihan di level bawah? Terbongkarnya kasus ini dikaitkan dengan langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut tengah membersihkan mafia pajak. Namun apakah hal ini bersih-bersih yang nyata, atau sekadar manajemen isu di tengah kebijakan pemerintah yang menuai kritik? Wakil Ketua KPK Periode 2015-2019 Saut Situmorang mengatakan bahwa sedari dulu sistem pajak Indonesia jadi peluang untuk dikorupsi, khususnya dengan sistem target yang dilakukan. Kemudian Direktur Eksekutif Kreston Tax Research Institute (TRI), Prianto Budi Saptono mengatakan pola ini terus bergulir karena masih ada orang terdahulu yang berdara di dalam sistem yang lama. Tak hanya itu, sindikat suap dan mafia pajak juga terbentuk kongkalikong ataupun nego besaran rupiah antara oknum pajak dengan oknum perusahaan selaku wajib pajak. Dana yang tading harus dibayarkan. Bisa berkurang hingga 80 persen bahkan jadi nol rupiah. Saksikan selengkapnya perbincangan tajam Teras Ekbis hanya di Youtube KompasTV. #korupsipajak #menkeupurbaya #terasekbis
https://www.youtube.com/watch?v=LhWMZp-A-gk

Kasus Korupsi Pajak

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus korupsi suap pajak kembali terbongkar. Bukan insiden tunggal, tapi potret busuk sistem yang terus berulang dengan...