Minggu, 19 Januari 2025

Menyimpan puisi "Tentang Perang Itu"

Tentang Perang itu

 

Mengikuti Sidang Majelis Umum PBB tentang Perang Rusia-Ukraina,

Walau dikecam diberbagai belahan dunia,

Vladimir Putin tidak bergeming, perang terus dilanjutkan.

Negara adikuasa Rusia memborbardir dan menghabisi negara tak berdaya Ukraina.

 

Tidak ada lagi hati yang mau mendengar jeritan kematian,

Tidak ada lagi hati yang mau mengangkat orang lemah

Tidak ada lagi hati yang mau menghormati permintaan orang lain atau negara lain.

Tidak ada lagi hati.

 

Tuhan tidak lagi dimintai pendapat,

Tuhan tidak lagi dihormati,

Tuhan seolah-olah tidak ada lagi,

Dimana Tuhan?

 

Muncul pertanyaan dalam hati, 

Untuk apa saya belajar tentang tentang Tuhan

kalau Tuhan tidak lagi diam dalam  hidup manusia?

 

Tiba-tiba saya menjadi tersentak dari lamunan,

Semakin saya menyadari,

peperangan ini,

kekacauan ini, datang 

karena manusia tidak lagi menghormati Tuhan.

Negara-negara gagal menghasilkan pemimpin yang menghormati Tuhan.

 

Akhirnya saya tertunduk, berlutut dan berdoa di hadapan Tuhan,

Tolong ya Tuhan, kami HKBP Serpong mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin

yang mampu membawa berkat bukan perang atau kekacauan.

 

Tangerang Selatan, 28 Februari 2022, saat libur Isra Miraj

St. Jupiter Sitorus Pane.




 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kasus Korupsi Pajak

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus korupsi suap pajak kembali terbongkar. Bukan insiden tunggal, tapi potret busuk sistem yang terus berulang dengan...